Senin, 18 September 2023

KEKUATAN CAHAYA

Bacaan: Kolose 1:9-14
NATS: Kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia (
Filipi 2:15)

Sebagian dari kita mungkin sulit untuk menikmati puisi. Namun sering kali beberapa baris syair puisi mampu menguasai imajinasi kita, seperti syair karya Francis Thompson berikut ini: "Hanya dengan cahayanya, bulan membuat pergerakan gelombang yang menggelora di dunia ini."

Jarak antara bulan dengan bumi adalah 386.232 kilometer, dan ukuran bulan hanya 1/400 ukuran matahari. Tanpa cahaya dan panasnya sendiri, bulan mampu memantulkan cahaya dari matahari. Memang bulan tampaknya tak begitu berarti. Namun secara perlahan dan hampir tak terasa, ternyata bulanlah yang menyebabkan pergerakan gelombang di samudera melalui gaya tarik gravitasinya.

Mungkin sebagian besar dari kita tidak memiliki pengaruh yang sedemikian hebat, apalagi terkenal. Kita tidak mempunyai bakat, kekayaan, atau posisi yang mampu memberi pengaruh besar bagi masyarakat kita. Nama kita tidak terpampang di surat kabar atau disebut-sebut dalam acara televisi. Mungkin kita berpikir bahwa yang dapat kita lakukan hanyalah mempraktekkan iman dalam rutinitas kehidupan sehari-hari yang membosankan. Namun dengan melakukan hal itu sebenarnya tanpa disadari kita sedang membawa pengaruh bagi orang-orang di sekitar kita melalui sikap dan tindakan kita yang menyerupai Kristus.

Maka dari itu, jangan terus terpancang pada kurangnya pengaruh kita, lakukanlah apa yang Yesus perintahkan: "Hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga" (Matius 5:16) -VCG


CAHAYA YANG PALING KECIL SEKALIPUN
MAMPU MENERANGI KEGELAPAN YANG PALING GELAP

post by @evanjkarsten

Rabu, 13 September 2023

ANDA SUKA DIPERHATIKAN?

Bacaan: Mazmur 139:1-18
NATS: Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku (Mazmur 40:18)

Beberapa tahun yang lalu saya mendengar sebuah cerita jenaka. Dikisahkan tentang seorang pemuda yang secara tiba-tiba berdiri di tengah kerumunan orang banyak dan dengan suara lantang berkata, "Maaf, saudara-saudara! Mohon perhatian sebentar!" Semua orang terdiam dan memandang ke arahnya. Kemudian sambil menyeringai ia berkata, "Terima kasih! Saya hanya minta perhatian, 'kok!" lalu ia pun duduk kembali.

Cerita di atas menyadarkan kita bahwa sesungguhnya ada banyak orang yang merindukan perhatian, dan kita semua sebenarnya bisa memberikannya, tetapi hanya Allah yang sanggup memberikan perhatian sepenuhnya kepada mereka. Dia mengetahui dengan pasti segala kebutuhan kita.

Dalam Mazmur 139:1 Daud menghubungkan antara perhatian Allah dengan kemahatahuan-Nya: "Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku." Ia bersukacita ketika menyadari bahwa Allah telah sangat mengenalnya dan memperhatikan segala sesuatu tentang dirinya--segala perilakunya, pikiran-pikirannya, dan setiap perkataannya (ayat 2-4). Allah telah membentuknya, menciptakannya, dan menentukan umurnya (ayat 13-16). Daud mengungkapkan sukacitanya dengan luapan pujian: "Bagiku betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah!" (ayat 17).

Perhatian Allah terhadap kita tidak pernah berubah. Ketika Anda merasa tak seorang pun yang mempedulikan Anda, renungkanlah Mazmur 139, dan Anda akan merasa puas terhadap perhatian Allah --JEY


BERPALINGLAH KEPADA TUHAN
KARENA DIA TAK AKAN BERPALING DARI ANDA
post by @evanjkarsten

Senin, 11 September 2023

MENERIMA TEGURAN

Bacaan: Amsal 9:1-10
NATS: Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak (Amsal 15:5)

Beberapa tahun yang lalu saya membaca sebuah artikel menarik tentang seorang peneliti kanker bernama Dr. Robert Good. Ia adalah orang yang berkemauan keras serta memiliki kecakapan yang menakjubkan untuk memunculkan ide-ide baru dan memanfaatkan setiap informasi yang sampai kepadanya. Namun yang paling mengesankan bagi saya adalah sebuah pujian yang menyatakan bahwa ia selalu bersedia menyadari kesalahan yang ditemukan dalam teori-teorinya dan segera meninggalkan teori itu lebih cepat dari siapa pun di bidang riset medis. Seorang rekan kerjanya berkata, "Dr. Good tidak pernah ‘menikah’ dengan hipotesa-hipotesanya, jadi ia tidak perlu merasakan pedihnya ‘perceraian’ saat salah satu hipotesanya terbukti salah dan tidak dapat dipakai lagi."

Penulis Amsal 9 sangat menghargai kesediaan seseorang untuk melihat kesalahannya dan mengakuinya. Di sana ia menulis bahwa orang yang bijak adalah orang yang mau belajar dari kesalahannya. Saat ditegur, ia tidak marah. Sebaliknya, teguran dapat menjadi teman yang setia dan alat yang bermanfaat untuk mengadakan perbaikan (ayat 9). Di sisi lain, jika seorang "pencemooh" diperingatkan, ia cenderung menanggapinya dengan kemarahan dan kebencian (ayat 8). Egonya terlalu besar, sehingga ia tidak mau mendengarkan bila diberitahu bahwa ia salah.

Kita harus selalu mengambil langkah yang paling bijak, yakni dengan selalu mengindahkan teguran yang kita terima. Untuk menjadi orang yang benar-benar bijaksana, kita harus ingat bahwa kadangkala kita pun berlaku bodoh! -MRDII


ORANG YANG TIDAK MAU MENDENGARKAN TEGURAN
TIDAK MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK BELAJAR DARI TEGURAN ITU
post by @evanjkarsten

Senin, 04 September 2023

UNTAIAN BUNGA ASTER

Bacaan: Kolose 1:24-29
NATS: Dialah yang kami beritakan...tiap-tiap orang kami nasihati dan...ajari dalam segala hikmat (Kolose 1:28)

Saya sudah dewasa saat pertama kali menguntai bunga aster. Sambil duduk di atas padang rumput bersama seorang teman, kami membuat kalung yang indah dengan merangkai bunga-bunga itu. Aktivitas itu sangat mengasyikkan sehingga sejenak kami lupa akan kebutuhan hidup yang mendesak. Namun, setelah itu, kebutuhan tadi tetap saja mendesak seperti sebelumnya.

Pengalaman itu mengingatkan saya akan sebuah kisah, tentang seorang wanita yang bermimpi melihat sebuah padang rumput dekat tebing curam sedalam ratusan meter dengan bebatuan di bawahnya. Banyak orang buta berjalan ke tepi jurang itu. Wanita tadi mencoba memperingatkan, tetapi jumlah mereka terlalu banyak. Lalu, ia memperhatikan ada orang-orang bermata normal di padang itu. Sayangnya, mereka tidak memperingatkan orang-orang buta tersebut, tetapi malah begitu asyik duduk di atas rumput sambil membuat rangkaian bunga aster.

Memang tak ada salahnya melakukan hal-hal yang tidak merugikan orang lain dan memanfaatkan waktu santai seperti itu. Namun, adakah kita begitu asyik dengan kesenangan-kesenangan pribadi sehingga lupa akan banyaknya orang yang sedang terseret ke neraka?

Paulus mengerti pentingnya kesadaran seperti itu. Karena itu, perhatiannya selalu terpusat pada Kristus. "Dialah yang kami beritakan," tulisnya, "tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus" (Kolose 1:28).

Hal apa yang mengasyikkan Anda? Membuat untaian bunga aster? Atau melakukan pemuridan? --JEY


So send I you to hearts made hard by hatred,
To eyes made blind because they will not see,
To spend--though it be blood--to spend and spare not --
So send I you to taste of Calvary. --Clarkson


DICARI: UTUSAN-UTUSAN UNTUK MEWARTAKAN KABAR BAIK
post by @evanjkarsten

Jumat, 01 September 2023

HUBUNGAN DENGAN YANG MAHAKUASA


Bacaan: Yohanes 1:1-14
NATS: Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita (Yohanes 1:14)

Setelah menghabiskan jutaan dollar dalam proyek yang berjangka waktu 40 tahun, para ilmuwan masih belum dapat berhubungan dengan makhluk angkasa luar. Tetapi penelitian mereka terus berlanjut. Robert Jastrow, direktur Mount Wilson Institute, berharap dapat menemukan "makhluk yang lebih unggul dari manusia. tidak hanya secara teknis, tetapi juga secara moral dan rohani."

Jastrow dan rekan-rekannya berharap peradaban makhluk luar angkasa yang berusia miliaran tahun akan mampu menjelaskan mengapa kita berada di dunia, dan bagaimana mengatasi kecenderungan kita untuk merusak, sehingga tercapainya kemajuan dalam teknologi senjata tidak menjadi sesuatu yang mengerikan. Ketakutan bahwa manusia akan menghancurkan dirinya sendiri dalam usahanya untuk menemukan arti hidup, menyebabkan munculnya banyak buku dan film populer tentang makhluk angkasa luar.

Dalam bukunya Show Me God (Tunjukkan Allah Padaku), Fred Heeren berbicara tentang tumbuhnya minat orang mengenai makhluk asing ini: "Orang-orang menginginkan teman yang lebih mulia, namun tidak terlalu mulia. mencari pengantara,. tetapi yang masih sama dengan kita sebagai sesama makhluk ciptaan."

Alangkah menyedihkan bila melihat manusia mencari-cari "teman" itu di tempat yang salah, padahal Allah telah memberikan Kristus! Alkitab mengatakan bahwa ada satu "pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia" (1 Timotius 2:5,6). Melalui Yesus, kita dapat berhubungan dengan Allah dan menemukan pintu yang menuju kehidupan kekal-HVL


UNTUK MEMPEROLEH PANDANGAN YANG JELAS TENTANG ALLAH
FOKUSKAN PERHATIAN ANDA PADA YESUS KRISTUS
post by @evanjkarsten

Renungan Harian

"ANDA MENGASIHI YESUS?"

Bacaan: Kisah Para Rasul 8:26-40 NATS: Mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya (Kisah Par...