Selasa, 17 Oktober 2023

"ANDA MENGASIHI YESUS?"

Bacaan: Kisah Para Rasul 8:26-40
NATS: Mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya (Kisah Para Rasul 8:35)

Seorang pria duduk di bangku tengah pesawat. Karena lelah dan ingin tidur, ia terganggu saat seorang gadis kecil di sebelahnya yang menderita keterbelakangan mental bertanya, "Pak, Anda sudah menggosok gigi?" "Ya," jawab pria itu.

"Bagus. Orang yang tidak melakukannya akan kehilangan gigi."

Tak lama kemudian ia bertanya, "Pak, Anda merokok?" "Tidak," jawabnya lagi.

"Bagus. Orang yang melakukannya akan meninggal."

Setelah terdiam lama, gadis itu menoleh lagi, "Pak, Anda mengasihi Yesus?" "Ya, saya mengasihi-Nya," jawab pria itu.

"Bagus," kata si gadis. "Orang yang mengasihi-Nya akan masuk surga."

Meskipun sangat tersentuh, pria itu menyandarkan tubuhnya, berharap takakan ada lagi pertanyaan. Namun, gadis kecil itu bertanya lagi, "Pak, tanyalah kepada pria di sebelah Anda apakah ia menggosok giginya."

Yah, Anda dapat menebak apa pertanyaannya selanjutnya. Ketika gadis kecil itu sampai pada pertanyaan tentang Yesus, pria yang kedua itu berpikir. "Saya rasa saya tidak mengerti," katanya. Selanjutnya kedua pria tersebut sudah bercakap-cakap tentang hal-hal yang berhubungan dengan kekekalan.

Terkadang kesempatan-kesempatan untuk berbagi cerita tentang kasih Allah datang dengan cara yang tidak biasa, seperti yang terjadi dalam Kisah Para Rasul 8 ketika Filipus memberitakan Injil tentang Yesus kepada orang asing. Namun jika kita bersedia, Dia akan memberkati, bahkan untuk usaha-usaha kita yang paling lemah sekalipun dalam mengabarkan kepada orang lain bahwa Yesus sangat mengasihi mereka sehingga Dia rela mati untuk mereka --DJD


ANDA TAKKAN PERNAH BERBICARA KEPADA ORANG YANG TIDAK TEPAT
TENTANG KRISTUS
post by @evanjkarsten

Senin, 16 Oktober 2023

BELUM BERAKHIR




Bacaan: Pengkhotbah 9:11,12
NATS: Kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat (Pengkhotbah 9:11)

Sebuah surat kabar memuat berita berjudul: Joki Kalahkan Kuda Melampaui Garis Finis. Joki itu terpental dari kudanya sejauh 20 kali panjang kuda, sedangkan kudanya terpental sejauh 1 kali panjang badannya saat si joki terlempar dan melampaui garis finis. Kudanya yang tersandung menyusul segera sesudahnya. Namun pemenangnya adalah kuda bernama Slip Up [tergelincir] yang memasuki garis finis setelah joki itu. Seorang panitia berkata bahwa sebenarnya joki itu "sudah mendahului jauh di depan. Jadi, hanya kecelakaan aneh saja yang akan menghentikannya ... dan itulah yang terjadi."

Kita semua pernah mengalami peristiwa tak terduga. Penulis kitab Pengkhotbah telah mengamati peristiwa itu saat berkata, "kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat" (9:11). Ia merefleksikan ayat itu pada fakta bahwa manusia tidak berkuasa atas jalan hidupnya seperti yang sering dipikirkan selama ini.

Hidup ini penuh dengan pengalaman dan peristiwa tak terduga. Segalanya bisa terjadi tiba-tiba. Orang yang kuat dan sehat bisa tiba-tiba mati. Atlet muda yang sedang naik daun bisa tiba-tiba mengidap penyakit yang melumpuhkan. Seseorang yang kaya bisa tiba-tiba kehilangan segalanya karena transaksi yang buruk.

Pelajaran apa yang dapat kita petik dari hal ini? Jangan mengandalkan kekuatan sendiri, kebijaksanaan sendiri, atau kemampuan sendiri, tetapi berserahlah kepada Tuhan yang mengetahui akhir dari suatu permulaan.

Perlombaan dalam hidup ini belumlah berakhir hingga Dia mengatakan selesai --MRDII


HIDUP TANPA IMAN KEPADA ALLAH
BAGAIKAN MENGEMUDI DALAM KABUT

SELAMAT PAGI
SELAMAT BERAKTIVITAS
TUHAN YESUS MEMBERKATI
post by @evanjkarsten

Renungan Harian

"ANDA MENGASIHI YESUS?"

Bacaan: Kisah Para Rasul 8:26-40 NATS: Mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya (Kisah Par...