"Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu."
(Lukas 12:29)
Ketika sedang mengalami kesulitan ekonomi (kebutuhan hidup),
seringkali timbul pertanyaan di dalam hati "anggupkah TUHAN
menolongku ? Bagaimana cara TUHAN memenuhi kebutuhanku?"
Bagaimana cara TUHAN menolong dan memenuhi kebutuhan kita adalah urusan TUHAN sendiri, sedangkan bagian kita adalah memercayai TUHAN dan janji Firman-NYA. Jangan sekali-kali kita terpaku pada situasi dan kondisi alamiah yang terlihat secara mata jasmani atau terpengaruh omongan orang lain.
Jika kita tenggelam pada masalah yang ada dan menyondongkan telinga kepada omongan orang lain, maka sesuatu yang buruk dan jelek itulah yang terbayang di benak dan pikiran kita.
TUHAN yang kita sembah adalah TUHAN yang tidak pernah berubah, Ia tetap sama, dahulu, sekarang dan selamanya. Hanya TUHAN dan Firman-NYA saja yang tak pernah berubah, "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-KU tidak akan berlalu." (Matius 24:35).
Karena TUHAN yang mengatakan hal ini maka kita harus percaya sepenuhnya kepada TUHAN dan memegang teguh janji Firman-NYA. Kunci mengalami pertolongan TUHAN adalah percaya dan tidak bimbang, "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin." (Yakobus 1:6). Orang yang bimbang takkan beroleh apa-apa dari TUHAN.
”TUHAN tak pernah kehabisan cara untuk menolong kita, percayalah itu!”
Kiranya Kasih Setia TUHAN tetap menyertai kita. Selamat beraktivitas, sukses selalu. - Imanuel.
Bagaimana cara TUHAN menolong dan memenuhi kebutuhan kita adalah urusan TUHAN sendiri, sedangkan bagian kita adalah memercayai TUHAN dan janji Firman-NYA. Jangan sekali-kali kita terpaku pada situasi dan kondisi alamiah yang terlihat secara mata jasmani atau terpengaruh omongan orang lain.
Jika kita tenggelam pada masalah yang ada dan menyondongkan telinga kepada omongan orang lain, maka sesuatu yang buruk dan jelek itulah yang terbayang di benak dan pikiran kita.
TUHAN yang kita sembah adalah TUHAN yang tidak pernah berubah, Ia tetap sama, dahulu, sekarang dan selamanya. Hanya TUHAN dan Firman-NYA saja yang tak pernah berubah, "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-KU tidak akan berlalu." (Matius 24:35).
Karena TUHAN yang mengatakan hal ini maka kita harus percaya sepenuhnya kepada TUHAN dan memegang teguh janji Firman-NYA. Kunci mengalami pertolongan TUHAN adalah percaya dan tidak bimbang, "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin." (Yakobus 1:6). Orang yang bimbang takkan beroleh apa-apa dari TUHAN.
”TUHAN tak pernah kehabisan cara untuk menolong kita, percayalah itu!”
Kiranya Kasih Setia TUHAN tetap menyertai kita. Selamat beraktivitas, sukses selalu. - Imanuel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar